Tampilkan postingan dengan label SMK SMAK Bogor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SMK SMAK Bogor. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 Desember 2014

Ramblings

Here I am again, writing down what hasn't been written. People say you always create your own history. Some believed it, but some do not, For me, history can only be made if you have the will to do so, you cannot create anything while sitting on your ass. You have to move, develop into something greater, evolve.

I am here to create my own history, to become my ownself, to be better than today.

To be honest, thinking all of this makes me a bit miss. Yes, I miss her so much. I have always did what I can to reach her, but the more I reach, the further she os. Maybe, we are not meant to be. All I ever hoped and dreamed of, maybe is just some delusional fairytale that is lost and long gone in the mist, taken away by something called separation.

Honesty, separation ia what I do not intend to do. I gave myself a promise that something I would fond her and love her one last time. But, will she love me back? Will the heart be persuaded by something called effort?

The history of my life, until now, has been with her. She is something special that no other person can replace. I miss the past, very well miss it. And I refuse to believe that the past should be forgotten, because what if the place you want to be in is in the past? I refuse to believe that saying, those words, I think are made by people who doesn't want to remember.

Because to face the past is to endure long time sickness. Whether it is heart broken, or problems from the past that you aren't willing to repeat.

But, willing or not we should all fave the truth of the present; she is long gone, memories we made are gone, a new heart may so be .... Struck her. I don't know. I've been in this terrifying situation. I've been heart broken, but am I ready for another one?

Half of me said I can, but the other half whispers, "you are better off dead."

It's like what john legend said in his lyrics, "cause all of me, loves all of you," ever felt this? Loving all of her flaws, forgotten all of her mistakes which once desolate you?
Yet again, I am unable to grasp the full understanding of how love works. There is no procedure. One day, I am just a regular friend, by the next day roses bloom in my heart. Is it that simple, to metamorphosize something ordinary into something special? But, it's funny how it works, none can predict when or how they would fall in love.

Today, I miss you....

Senin, 30 Juni 2014

Kepingan Cerita : Putri.

Aku harap kamu membaca ini, coretan tinta dari hati terdalamku, rahasia yang tak sempat ku bagi denganmu ketika waktu dulu.

Putri, mungkin kamu akan mengatakan ini sangat klise, seperti anak laki-laki yang menyatakan cinta dengan membawa sekuntum bunga mawar merah kepada calon kekasihnya, seperti cerita percintaan lama dalam kisah romeo dan juliet. Tapi, aku akan terus terang walau kamu pasti akan tertawa.

Putri, aku sangat merindukan dirimu, terutama senyum manis dan cantikmu yang begitu bersinar layak rembulan di waktu malam. Yang entah kenapa, mampu mengusir ketakutan dan kegelapan dalam hatiku. Ya, kamu mampu melakukan itu, Putri. Mampu melakukan yang mustahil. Setiap inchi dari senyummu kan ku selalu rindukan.

Putri, bersediakah aku menggenggam tanganmu? Biarkan aku mengajakmu dan membawamu ke dalam dunia nostalgia tiga tahun sebelum semuanya berakhir. Akan kuputar balik waktu sekarang, agar mereka menjadi saksi betapa aku begitu menaruh harapan padamu, juga betapa mereka salah dengan mengolok-olok diriku bodoh. Dengan mengatakan bahwa aku hanya mengejar mimpi semu yang sia-sia, seperti awan fajar mengejar asap. Bukankah perkataan itu sangat menyakitkan?

Akan kukenang selalu dalam benak, saat-saat ku pertama kali bertemu denganmu. Aku masih bisa mencium aroma buku-buku perpustakaan, masih bisa mendengar kesunyian panjang yang tak berujung yang terkadang membuatku lepas akal. Kamu terduduk santai dipojok meja, dengan seragam sekolah yang dikeluarkan, kerudung hitam yang menjalar hingga dada. Matamu membaca serius novel Heart Shaped Box karya Joe Hill.

Meskipun dunia serta pikiranmu sudah lama tertelan dan terikat dalam uraian  kata-kata indah sang maestro, tapi kamu masih menyadari kehadiranku saat aku terdiam di sampingmu, berdiri kikuk seperti orang bodoh karena pesonamu.

"Hei, kamu mau pinjam buku ini? Entar dulu yah, aku belum selesai." Suaramu yang tiba-tiba membuatku salah tingkah, aliran darah melonjak naik sehingga aku tak mampu merangkai sebuah jawaban. Namun kamu menyelamatkanku, dengan memukul-mukul bantalan kursi dengan telapak tangan kiri di sampingmu. "Duduk aja dulu, kamu engga perlu berdiri, nanti kaki kamu gempor lagi. Baru deh tahu rasa. Udah buruan duduk, aku juga masih di halaman awal."

Aku tak mampu berkata apa-apa, tak mampu berkata "Oh, makasih," atau "Ah, iya kamu baik sekali."

Karena, seperti Putri yang tertelan dan terikat oleh rangkaian kata-kata, aku juga merasa terhipnotis ketika kami saling membalas tatapan. Pada momen itu aku merasa waktu seolah berhenti berdetik, awan berhenti bergerak mengintari bumi, dan serangga taman di luar berhenti bersenandung. Hanya matamu yang berwarna hitam arang bercampur setetes coklat kayu yang begitu berkesan hangat, ramah dan menghanyutkan diriku dalam perasaan yang tidak begitu kumengerti.

Tubuhku kemudian tiba-tiba bergidik seperti orang yang baru melihat hantu, atau seperti orang akan menghadapi ketakutannya. Aku tak begitu tahu mengapa perasaan itu datang, tapi aku juga tak bisa lepas dari perasaan itu, seolah ada rantai tak kasat mata yang membelenggu diriku.

"Hei, buruan duduk. Jangan berdiri melulu." Putri membangunkan otot-otot yang tadinya jatuh kaku seperti pelari yang tidak merelekskan kakinya sehabis berlari.

Saat aku terduduk diam dan canggung di sampingmu, kamu tiba-tiba mencairkan suasana dengan tawa riangmu. "Hei, kid, kamu percaya sama hantu engga?"

"Aku tidak tahu." Aku menjawab pertanyaanmu dengan jawaban paling simpel yang bisa ku rangkai.

Kamu malah tersenyum, seperti sudah mengharapkan jawaban kikuk itu dariku. "Seharusnya kamu percaya. Soalnya hantu itu emang beneran ada lho. Kamu tahu ga sih cerita angker di perpustakaan ini?" Sebelum aku sempat menjawab, kamu malah meneruskan bercerita. "Konon katanya, seandainya kamu baca buku horor sampai menjelang magrib dan duduk disini, ditempat aku duduk sekarang. Kamu bakal merasakan desiran angin dingin yang sangat menusuk, padahal engga ada AC disini. Terus, saat kamu merasa sudah cukup dan ingin keluar dari sini, di balik pintu kamu akan bertemu dengan pengurus perpustakaan yang sudah mati.  Katanya sih, dia meninggal karena bunuh diri dengan menyayat tangannya di bath tub. Darah akan menetes deras dari pergelangan tangannya saat dia mencoba mencekikmu hingga ... Hingga kamu tersesak dan mati!" Perpustakaan menjadi ramai sesaat, tapi hanya ada kamu dan aku, serta ibu perpustakaan yang tengah tertidur di mejanya.

Aku menarik napas, entah kenapa ceritamu mendadak mengusik pikiranku. Kamu kemudian tersenyum dan menepuk-nepuk bahuku sambil berkata, "Aku cuma bercanda kok. Engga perlu takut kaya gitu." Kamu tertawa puas dengan selera humormu yang aneh. Tapi itulah keunikan kamu, Putri.

"Hei, aku bisa menebak kalau kamu suka sama novel fiksi dan pemberontakan yah." kamu menaikkan sebelah alis sementara alis satunya menurun. Jujur aku kaget dan sekaligus takut saat mengetahui kamu bisa "menebak" apa kesukaanku dengan tepat, dan ketika aku bertanya bagaimana caranya kamu tahu, kamu dengan polos menunjuk pin yang ada di tas sampingku. "Itu pin mocking jay dari novel Hunger Games karya Suzan Collins 'kan? Aku sudah membaca semua bukunya. Aku selalu suka imajinasinya Suzan. Sangat ... Berbeda."

Aku melirik tasku dan lupa kalau ada pin mocking jay yang baru aku dapatkan dari hasil kumpul-kumpul dengan sesama penyuka Hunger Games. Pantas saja kamu bisa menebaknya, tidak diperlukan orang pintar atau dukun untuk menghubungkan arti pin ini dengan novelnya.

"Apa kamu suka novel cinta?" kamu tiba-tiba bertanya dan aku tak bisa menahan untuk tidak menganggukkan kepala. Tapi kamu mendadak menatap kosong kedepan, seolah jawabanku tidak tepat. "Aku tidak suka. Dan menurutku kisah percintaan hanya membuat hati yang tak bisa mendapat cinta menjadi semakin berharap hingga akhirnya mereka menyadari bahwa impian yang mereka kejar hanyalah angan belaka. Seperti cerita Ugly and The Beast, atau Hunchback of Norte Dame. Mana ada orang yang mau berakhir dengan pasangan yang buruk rupa atau fisik tidak sempurna. Mereka semua maunya berakhir dengan seorang pangeran tampan atau putri cantik. Itu impian semua orang. Realita memang kejam tapi inilah adanya. Jika kamu mengira kehidupan nyata itu selaras dengan kehidupan cerita, kamu sungguh salah. Dan aku benar-benar minta maaf jika jawabanku membuatmu kecewa."

Saat itu aku bisa melihat wajahmu memerah, matamu terbakar hebat seakan api yang baru di siram oleh bensin. Aku tak tahu apa yang membuatmu begitu kesal, tapi aku juga tak ingin bertanya. Ketika aku menoleh darimu, kamu tiba-tiba menjawab pertanyaan yang tak kuungkapkan. "Orangtuaku berpisah karena mempercayai bahwa cinta mereka akan selalu abadi. Bahwa tak ada perkelahian yang bisa memadamkan cinta mereka, sama seperti dalam dongeng atau novel cinta. Tapi ketika ibuku menjadi tua dan tak secantik dulu, Ayahku berselingkuh dengan kakak Ibuku,  jalan kisah indah mereka langsung kandas. Tidak ada peringatan atau apapun. Langsung habis  ... selesai seperti hantaman tsunami atau gempa bumi." Kamu saat itu tampak kesal sehingga rasanya kamu bisa menghancurkan dunia dengan amarahmu. Tapi di balik matamu yang berapi-api, aku bisa melihat cerita kesedihan dalam semua ini. "Bajingan itu! Gara-gara perselingkuhan Ayah, Ibuku terkasih menjadi stress dan tak tahu harus melakukan apa. Hingga akhirnya ... dia memutuskan untuk mengakhiri cerita manis yang berubah pahit ini, untuk menyelesaikan kisah mereka selamanya dengan cara menyayat urat nadinya di dalam bath tub."

Suasana mendadak hening untuk sesaat dan aku dapat mendengar dengkuran si pengurus perpustakaan di antara hembusan napasmu yang berat diwarnai isak tangis.

"Banyak orang begitu bahagia karena kedua orangtuanya bersama. Sedangkan aku hanya sendirian dalam dunia kejam penuh sandiwara ini, menghabiskan waktu-waktuku hanya dengan membaca buku novel. Membayangkan aku adalah tokoh utama dalam cerita itu. Karena hanya itu yang bisa membuatku terlepas dari masalah ini, walau untuk sejenak, itu tetaplah berharga. Dan jika aku bisa, aku berani menukar kehidupan ini demi hidup dalam cerita novel, yang selalu berakhir dengan bahagia. Tapi aku tahu itu mustahil." Kamu kemudian terdiam demi menarik napas panjang. "Dan biar aku kasih tahu sesuatu. Orang yang mengatakan cinta itu tak kenal mati dan bakal terus hidup bahagia dan abadi, jelas-jelas hidup dalam dongeng cinta. Karena realitanya, perasaan cinta paling tulus juga pada akhirnya akan padam dan digantikan oleh mimpi buruk."

Setelah percakapan singkat itu, aku menjadi lebih mengenal siapa sosok dirimu, Putri. Kamu telah bertahan hidup dari semua mimpi buruk yang ditumpahkan oleh Tuhan. Dan kamu berhak mengatakan bahwa Tuhan tidak adil, berhak meminta apa yang kamu impikan. Dibalik sifat cerianya, tersimpan kesedihan yang begitu pekat. Dan sekarang aku mempelajari satu hal, bahwa orang yang paling terlihat riang dan tersenyum terus, walau seberat apapun kondisinya, adalah orang yang paling menderita.

END CHAPTER ONE.

Sabtu, 19 April 2014

Perjalanan Cercin Gue ( ' >')

Hey semuanya! Seperti judulnya diatas, pada posting kali ini gue bakal nyeritain Cercin Gue. Gue yakin elu pada engga tau kan singkatan Cercin itu apa. Yaudah gue kasih tau deh, Cercin itu singkatan dari Cerita Cinta #aseeekk. Sebenarnya cerita cinta Gue engga terlalu romantis atau banyak iming-imingnya. Cerita cinta gue sederhana. Cerita cinta gue gak rumit, tapi ... Cerita cinta gue keras men! Sekeras bikin larutan induk I semen bung! Banyak jalan liku-likunya, harus terus diaduk, harus tau trik-triknya! /mau sulap lu fi?/

Alasan kenapa gue bikin beginian adalah ... banyak temen-temen angkatan gue, khususnya anak kelas gue dan orang-orang yang kenal sama gue, pengen tahu kenapa gue sampe sekarang belum pernah pacaran atau belum juga jadian. Mereka bilang gue Jomblo ngenes, tapi gue selalu bilang gue Jomblo pilihan Tuhan /tetep aja Jomblo nyet. Gak ada bedanya/ Dan sekarang, Gue pengen ceritain kenapa gue belum jadian-jadian juga biar temen-temen gue pada berhenti nanya pertanyaan ini :

"Fi, Gue bingung kenapa lu masih jomblo." 
Atau,

"Fi ... masih Jones?" 

Atau juga ada yang nanya gini, 

"Fi ... lu mau gak sama tante girang? Gue kasih dah, kasian sama lu masih jomblo aja." 

Please! just stop with the unimportant questions. Nanyanya itu melulu, bosen gue -_- Sekali-kali kek nanya kenapa gue bisa ganteng -_-" *Dirajam masal sampe ganteng*

Oke, back to topic, sebenarnya gue cuma mau kasih satu Cercin gue pada posting kali ini. Cercin ini terjadi ketika Gue kelas 2 SMP. Sebut saja namanya Derpina yah. Sejak kelas 2 SMP gue udah taksir berat sama Derpina. Tapi setelah kelas 3 SMP, Gue deket-deketin, modus-modusin, median-medianin sampe kuartil bawah tengah atas gue lalui. Gue lupa berapa duit gue keluarin buat beliin dia buku, tapi akhirnya gue memberanikan diri untuk nembak dia! 

Dan beginilah ceritanya ->


Cercin diatas juga adalah alasan mengapa gue cuma kasih satu Cercin. Itu karena perjalanan Cinta gue gak pernah mulus men! Selalu berakhir seperti cerita diatas. Entah keburu diambil orang atau .... dia emang gak taksir gue dari awal -_- *Tragis, kan?! lebih tragis daripada ilangnya pesawat MH370 malah*



Sampai sekarang juga ceritanya gak pernah berubah. Selalu di tolak. Sakit sih iya, tapi karena gue lelaki tegar belum paruh baya, gue masih semangat dan tidak putus asa demi mendapatkan "The one" wkwkwk. Oke segitu aja dulu yap, mungkin Cercin yang lain gue kasih setelah gue dapet pacar *kapan fi? Pas babi bisa terbang?*


Jadi, mengesampingkan gambar babi terbang yang lagi seneng itu, inilah Cercin-ku, mana Cercin-mu? *pose banci provokatif.*

Jumat, 22 November 2013

Billy Dimas Anggohomo







DULU DIA SEPERTI ITU:
Kuat dan keker karena sering ngegym dengan dibantu Mr. Gym.


EH MALAH JADI SEPERTI INI:
Efek gara-gara terlalu fanatik dengan namanya Gym.





Sabtu, 16 November 2013

Boys of 12-5

12-5 (kecuali yang pake jaket abu-abu dan real madrid ... mereka nyasar -_-)


Hei semuanya!

Syudah lama gue tidak publish posting baru di blog engga jelas ini. Mungkin waktu gue banyak digunakan untuk belajar dari jam setelah pulang sekolah sampai larut malam. Iya belajar, jangan pada heran. Ilmu yang gue pelajari sangat bermanfaat dan menghemat bayaran air, yaitu, belajar nyuci sepatu sembari mandi. Setelah mandi, airnya jangan dibuang dulu, lebih baik ditampung dan digunakan kembali untuk nyuci sepatu, walaupun setelah nyuci sepatu hasilnya jadi bau dan banyak daki bekas diri lo yang nempel, tapi yang penting menghemat air, dan gue akhirnya bisa melakukan 2 hal itu sekaligus *oke ga penting banget* atau juga waktu gue termakan dengan pekerjaan ga penting, seperti, ngerjain laporan, bikin ppt, bikin makalah, dan bikin anak *oke gue bohong, gue sih bisa bikin anak, tapi ga jago banget* <- apa maksudnya ini nyet!?

Kamis, 31 Oktober 2013

Ketika elo cuma berdua di lab PKT1


Yap, seperti judulnya. Pada hari rabu yang lalu gue praktek PKT. Karena labnya lagi direnovasi, jadi ya kita prakteknya di lab AKT. Tapi karena gue penetapan protein dan harus destruksi Ikan asin, gue bersama orang gila (Hazmi) harus menghancurkan Ikan Asin di PKT!! 

Sabtu, 19 Oktober 2013

Malam minggu- A stroy from a cool jomblo man



Malam minggu adalah malam yang sangat keramat untuk para jomblo diluar sana. Pada malam minggu, para jomblo takut untuk keluar dari rumah karena takut didera perasaan cemburu saat melihat yang berpacaran begitu mesra dibawah pohon mangga *buset, lu mau ngapain? manjat pohon?* Iya, itu memang benar. Gue mewakili seluruh jomblo di Indonesia, ingin mengatakan bahwa, KAMI MEMANG CEMBURU. Tapi, apalah daya kami? kami hanya bisa menelan pahit-pahit kebahagiaan kalian. 

Kamis, 17 Oktober 2013

17th. From chidish to manhood.



Hai epribadi!! udah rasa gue udah lama banget ga ngepost gaje lagi. Udah setahun lebih mungkin gue udah engga posting, dan sekarang gue menduduki proyektor kelas 3 di smakbo *untung gua naik kelas*. Ya biasalah, anak Cemakbo mah emang sok sibuk aja, pura-pura ke perpus supaya keliatan rajin padahalnya mah molor kaya kebo diatas karpet *oke itu sih gue*. Sibuk praktek pkt, ya walaupun gue emang bego banget kalau udah masuk lab, padahal bagan kerja udah hapal diluar kepala. Aku mah apa atuh, reflux air aja nguap semua hiks hiks :'( *najis*
Dan mumpung gue ada dirumah teman sambil nyuri waifai. *menikmati hidup* gue memutuskan untuk menulis ini.

Tepat 16 oktober kemarin, gue ulang tahun. Akhirnya setelah menunggu dan menunggu di bawah rintikan hujan, Gue akhirnya beranjak ke usia 17 tahun! Ya, bisa dibilang kalau usia 17 tahun adalah segalanya. Usia yang melambangkan di mulainya seorang anak kecil untuk mengubah peran menjadi seorang laki-laki! *jreng jreng berubaaaah!! -> tubuh ideal laki-laki-> dada nonjol kaya benjol -> perut ditempel roti unyil biar kelitan six-pack*

Senin, 20 Mei 2013

MOS oh MOS

Hai semua.
Sudah lama banget gue ga posting baru lagi. maklumlah, kehidupan anak SMAKBo emang ga ada istirahatnya dan sebentar lagi gue bakal ngadepin UAS Genap !. Yap, ga kerasa banget gue udah mau naik kelas 3. asaan baru kemarin gue belajar ngegoyangin pantat sambil nitar *okesip*

Posting kali ini. Gue mau ceritain tentang perjalanan MOS gue. bagi kalian yang baca ini dan sudah wanti-wanti untuk di MOS, gue harap lu baca baik-baik dan teliti banget. kalau bisa lu bacanya pake mikroskop perbesaran 100x sekalian.




Itu foto gue ketemu di google. Terkenal juga yah MOS Smakbo teh -_- Ayo coba cari gue yang mana.
Clue/petunjuk : gue yang botak.

Oke. Sebelumnya, Gue berasal dari angkatan 57, berarti angkatan gue udah mau beranjak 2 tahun disekolah ini *aamiin*. Gue di MOS sama angkatan 55 dan 56, dan itu 2 tahun yang lalu. Dan Jujur, MOS gue merupakan memori yang selamanya mengendap diotak gue. Soalnya, MOS SMAKBo itu berbeda dengan MOS yang lain. kenapa beda? Silahkan rasakan sendiri yah adik-adik :)

Sebelum MOS dimulai, gue disuruh nyukur rambut 5 senti. sebenernya itu bukan nyukur, tapi dibotakin. adik-adik pasti pikir, "gilee, urang kos kopasus wae kudu nyukuran botak kitu". iya, awalnya gue mikirnya gitu juga. tapi itu sudah menjadi peraturan DASAR MOS di sekolah ini, ya mau diapakan lagi. sabar aja yah ade-ade kalau botak *kibasrambut*

keesokan harinya, kita disuruh ngumpul disekolah pagi-pagi banget. bayangkan jam 5 gue udah berangkat dari rumah dan dijalan gue masih ngantuk banget. setelah sampai disekolah, gue diperlakukan baik-baik banget sama panmosnya. sampai diajak ngobrol, di ajak curhat *gileloh*.

kemudian, kita semua digiring ke GSG, disitu kita disuruh duduk manis dan mendengarkan sambutan-sambutan dari pihak panitia dan juga mendengarkan suara-suara merdu dari panitia kesenian. Jujur, suara mereka itu "wow" dan mantep- mantep semua. pokoknya 12 jempol dah gue acungin buat kesenian !

Setelah itu, kita dibentuk kelompok-kelompok MOS. kebetulan gue masuk ke kelompok biru tosca dan gue dipilih sebagai ketua kelompok. "shiiiittt, why always me?" teriak gue dalam hati. mungkin gue dipilih sebagai ketua karena gue paling tinggi ( ya, sampai sekarang gue paling tinggi se-smakbo. belum ada yang ngalahin rekor gue! ), jadi kalau ada anggota kelompok yang nyasar bisa gampang nyari kelompoknya.

Abis itu, kita semua dibawa ke suatu ruangan untuk latihan paduan suara, kita nyanyiin lagu "Hymne analis" berulang- ulang sampai kita dapat teknik dan cara nyanyiin yang bener. Suara gue serek disitu. sereknya bukan serek-serek basah ala Afgan gitu. bukan. tapi serek karena gue emang lagi ga enak badan, tapi tak apalah. Gue lanjutin sampai selesai.

Kita skip saja hari 2,3, dan 4nya. karena disitulah letak surprisenya. So enjoy ajaa yaaaa nanti :)








Jumat, 12 April 2013

CNBLUE



CODE NAME BLUE!

Hey everyone, this time I'll post something in english since not only indonesian people are reading this now :D

Now I would like to posting a little something about one of my favorite band, CNBLUE.

Sabtu, 09 Maret 2013

Graphite Art Since 2013

Hello semua, Mumpung lagi hari libur dan otak belum disiksa ,ngebul, dan gosong karena UTS *buset*. Gue mau posting baru lagi nih.

Kali ini gue posting tentang Graphite Art.

Hah? Garpit Art? naon tah Lieur?. Graphite Art itu cara melukis dengan cara memakai campuran arsiran pensil yang berbeda-beda mulai dari B, 2B, 3B, 4B sampai yang paling hitam medok 9B.

Jumat, 08 Maret 2013

Wanita Patut Dihormati ! Disayang !

Hello semua, berhubung ini adalah hari Wanita Sedunia maka gue ucapin selamat ya bagi wanita-wanita yang ada diluar sana. Ini adalah Hari Spesial untuk kalian semua :)

Meskipun kendalanya banyak, tapi gue yakin kalian semua merayakannya :D


Kamis, 07 Maret 2013

Inside look in 11-1

Hello semua, sudah lama gue engga buat posting baru. Biasalah gue stress mikirin hidup gue yang sebentar lagi akan diguncangi kehadiran UTS Genap. sumpah, gue sekolah disini engga kerasa udah mau kelas 3 aja huahahaha.

Kamis, 18 Oktober 2012

My Day = Birthday

Hai semuanya, udah lama gue ga posting. Biasalah gue sibuk buat memperganteng diri pakai kertas amplas dan sikat WC # Tambah Ganteng lu Fi !. Oke, Posting kali ini buat Ultah gue yang ke 16 yang jatuh pada tanggal 16 Oktober 2012. Dihari itu banyak hal yang tak terduga sama sekali. Mulai dari pengucap pertama gue sampai dibanjur Big Cola sama temen-temen yang Gila dan Homo.

Sabtu, 22 September 2012

Kegilaan AFNI

Hai. hari juma't ini gue baru aja selesai praktek afni. bagi kalian yang ga tau apa itu afni, afni tuh singkatan dari Analisis Fisika Non Instrumen. Sebenernya gue juga ga ngerti apa itu afni, yang cuma gue tau itu.......... ya singkatannya *Analis gagal*